๐Ÿ“… Masehi: Kamis, 24 September 2026 ; ๐ŸŒ™ Hijriah: ุงู„ู’ุฎูŽู…ููŠุณ (Al-Khamis) 12 Rabiul Akhir 1448 H
SUARA DMI

Menyambung Silaturahmi Umat: Audiensi DMI Cikarang Barat & Telajung Bersama Kades Samen, S.Sos.

๐Ÿ‘๏ธ 29 Pembaca
Keputusan-keputusan strategis di tingkat masyarakat sering kali tidak lahir dari ruang rapat yang kaku, melainkan dari ruang tamu yang hangat. Di sanalah sekat birokrasi mencair, digantikan oleh obrolan dari hati ke hati.

Rabu pagi, 23 September 2026, jarum jam baru saja menunjuk pukul 09.00 WIB ketika kediaman Kepala Desa Telajung, Bapak Samen, S.Sos, mulai ramai. Bukan untuk agenda politik atau urusan administratif yang menegangkan, melainkan sebuah tradisi yang dalam Islam diakui sebagai pembuka pintu rezeki dan solusi: silaturahmi.

Pagi itu, jajaran Pimpinan Cabang (PC) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cikarang Barat datang membawa rombongan. Formasi yang hadir cukup lengkap dan representatif. Dari PC DMI Cikarang Barat, hadir jajaran teras mulai dari Ketua, Sekretaris Ust. Solihin, S.H., Ketua Bidang Sosman Ust. Abdullah, Anggota Bidang Ordiklat Ust. Rasam S.Ip, hingga dua amunisi dari Bidang Hukbal, Ust. Nur Hasan dan Ust. Andika.

Mereka tidak datang sendiri. Kehadiran PC DMI Cikbar ini bertujuan untuk “mengawal” dan memperkenalkan kepengurusan Pimpinan Ranting (PR) DMI Telajung yang baru terbentuk. Tim dari Telajung ini dipimpin langsung oleh sang Ketua, Ust. Komarudin, S.Pd.I, didampingi Wakil Ketua Ust. Supriyatno, serta Anggota Bidang Sosman Ust. Ade Sukmawan.

Agenda utama pertemuan ini simpel tapi krusial. Pertama, mengenalkan wajah dan visi DMI kepada Kepala Desa. Kedua, membedah apa saja program unggulan PC DMI Cikarang Barat yang bisa direplikasi atau disesuaikan untuk skala desa. Secara psikologis, pertemuan tatap muka (audiensi) seperti ini berfungsi meruntuhkan asumsi dan membangun social capitalโ€”rasa saling percaya yang mustahil didapat hanya dari selembar surat pemberitahuan.

Tujuan puncaknya adalah menyampaikan semacam kulo nuwun (permisi) bahwa dalam waktu dekat, PR DMI Telajung akan segera dilantik secara resmi oleh PC DMI Cikarang Barat.

Respons dari Bpk. Samen menjadi titik terang pertemuan pagi itu. Beliau tidak sekadar menampung aspirasi sebagai formalitas pejabat desa. Secara terbuka, Bpk. Samen menyatakan komitmennya untuk men-support penuh acara pelantikan PR DMI Telajung. Lebih dari itu, beliau juga menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung DMI agar bisa tumbuh menjadi organisasi yang riil manfaatnya bagi seluruh masjid dan mushola di wilayah Desa Telajung.

Tentu saja, euforia dukungan ini perlu disikapi dengan jernih. Setelah pelantikan usai dan tenda dibongkar, di situlah realita pekerjaan DMI Telajung baru benar-benar dimulai. Mengurus manajemen masjid, menyatukan visi antar-DKM, hingga merespons isu sosial jamaah adalah pekerjaan lapangan yang butuh napas panjang, bukan sekadar seremonial.

Pada akhirnya, apa yang terjadi di kediaman Kades Telajung adalah contoh ideal dari sinergi umara (pemimpin pemerintahan) dan ulama (penggerak keagamaan). Saat pemerintah desa dan dewan masjid satu frekuensi, masjid tidak lagi sekadar menjadi tempat singgah untuk salat, tetapi berpotensi kembali menjadi pusat peradaban dan solusi sosial bagi warganya.

Kadang, langkah pertama untuk memakmurkan puluhan masjid di sebuah desa cukup dimulai dengan obrolan jujur dan segelas teh di pagi hari.

Bagikan: WhatsApp Facebook X / Twitter