📅 Masehi: Jumat, 25 September 2026 ; 🌙 Hijriah: الْجُمُعَة (Al-Jumu'ah) 13 Rabiul Akhir 1448 H
SUARA DMI

Ikrar Syahadat di Masjid Besar Al-Hidayah: Sdr. Riko Hutagaol Jadi Mualaf Didampingi DMI Cikarang Barat

👁️ 16 Pembaca

“Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). Sungguh, telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Siapa yang ingkar kepada tagut dan beriman kepada Allah sungguh telah berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 256).

CIKARANG BARAT, redaksi dmicikarang barat.com —Prinsip kemerdekaan keyakinan tersebut tercermin dalam prosesi ikrar syahadat yang berlangsung khidmat di Masjid Besar Al-Hidayah, Cikarang Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB. Seorang pria bernama Riko Hutagaol resmi memeluk agama Islam atas kemantapan hati dan keikhlasannya sendiri.

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dibimbing langsung oleh Ketua Bidang Sosial dan Kemanusiaan (Sosman) Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Cikarang Barat, Ustadz Abdullah, dengan disaksikan oleh jajaran pengurus DMI serta pihak keluarga dari Riko Hutagaol.

Ketua DMI PC Cikarang Barat, Adi Nurseha, M.Pd., menyampaikan pesan mendalam terkait fondasi dasar spiritual seorang muslim.

“Prinsip utama kita adalah laa iqroha fiddin, tidak ada paksaan dalam agama. Kuncinya siapkan qolbu dan luruskan niat semata-mata karena Allah. Tolong dijaga beningnya qolbu, karena hidayah itu adalah pensucian. Rawatlah kebersihan hati tersebut dengan senantiasa menjaga sholat lima waktu,” pesan Adi Nurseha.

Suasana haru dan penuh rasa kekeluargaan mengiringi akhir acara, ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat datang dalam persaudaraan Islam kepada Riko Hutagaol.

  • Berbuat baik kepada siapa pun: Tetap menebarkan kebaikan dan membalas keburukan orang lain dengan ihsan, terutama berbakti kepada kedua orang tua meski berbeda keyakinan sekalipun.

  • Memiliki sifat dermawan: Gemar berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan.

  • Membuka pintu maaf dan Meminta Maaf: Berbesar hati memaafkan kesalahan orang lain tanpa memelihara dendam.

Prosesi pensyahadatan ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan DMI PC Cikarang Barat, antara lain Wakil Ketua DMI Heru Qomarudin, S.Pd.I., Gr., Sekretaris DMI Sholihin, S.H., jajaran pengurus DMI lainnya, serta pihak keluarga sdr. Riko Hutagaol yang hadir memberikan dukungan moral secara penuh.

Rangkaian acara ikrar syahadat ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan, keteguhan iman, dan istiqomah bagi Riko Hutagaol dalam menempuh lembaran baru sebagai seorang muslim di tengah lingkungan keluarga dan masyarakat.